Puisi bisa menjadi semacam magnet yang melekatkan kita pada seseorang, bahkan bila kita membencinya. Puisi yang kita tak tulis tak akan perah mati, bahkan bila kita mati.

— Helvy Tiana Rosa

The most valuable Helvy Tiana Rosa quotes that are guaranted to improve your brain

Aku ingin menjadi istrimu. Aku percaya pada apa yang kulakukan dan tak peduli bila terkesan aku yang melamarmu. Lagi pula apa salahnya meminta pria berbudi menjadi suami?

0

Sebab, apapun itu, bukankah hidup adalah untuk bergandeng tangan di jalan kebaikan dan membuat Allah tersenyum?

0

Hidup adalah mempersembahkan yang terbaik bagi Allah dan tanah tumpah darah.

0

Penderitaan yang sesungguhnya adalah ketika kamu kehilangan kepercayaan diri dan harapan. Ketika Allah tak ada dalam tujuan hidupmu

0

Kita pun akan terus merangkai kata, menjelma kalimat kalimat yang kita tanam sepenuh cinta pada semesta. Semoga tumbuh menjadi berlian kecil di hati pembaca.

0

Ketika kau masih bertemu pagi dan putuskan diri untuk berdiri menghadapi berjuang dengan hati di jalan Illahi maka saat itu kau telah mengakhiri hari dengan satu lagi kemenangan sejati

0

Kau hanyalah bayangan yang menarikan tari kebajikan untukku.

Memahatkan senyap yang menggigil dalam kalbu.

0

Saya tak tahu, berapa waktu yang tersisa untuk saya.

Satu jam, satu hari, satu tahun, sepuluh, lima puluh tahun lagi? Bisakah waktu yang semakin sedikit itu saya manfaatkan untuk memberi arti keberadaan saya sebagai hamba Allah di muka bumi ini? Bisakah cinta, kebajikan, maaf dan syukur selalu tumbuh dari dalam diri, saat saya menghirup udara dari Yang Maha?

0

Para ibu selalu mempunyai tempat untuk menampung duka, lalu mengecupnya dan bangkit.

0

Ternyata saya tak pernah benar-benar kalah, meski mungkin belum sampai pada menang

0

Sebab musuh utama kita bukan penjajah atau bencana, tetapi ketakberdayaan yang beranak pinak dalam diri.

0

Kesuksesan sejati adalah ketika kita membuat orang lain bahagia.

0

About Helvy Tiana Rosa

Quotes 16 sayings
Birthday October 16

Ia akan pergi ke jalan yang paling cinta. Jalan yang tak pernah membedakan bau darah seseorang.

0

Anak-anak saya kelak akan tumbuh di lingkungan tertentu.

Bukankah seharusnya saya juga ambil bagian dalam mempersiapkan lingkungan yang akan tumbuh bersamanya?

0

Kamilah ibu para yatim. Kamilah ibu para piatu. Kamilah ibu mereka yang menderita. Kami ibu dari semua jejak yang membekas di tanah ini!

famous quotes